Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, kemeriahan luar biasa tampak menyelimuti halaman SD Negeri 3 Balongwangi, Dusun Geger, Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Seluruh warga sekolah, mulai dari para siswa-siswi hingga jajaran wali murid yang tergabung dalam Bunda Paguyuban, melebur dalam keceriaan dan semangat gotong royong melalui agenda tahunan bertajuk Lomba Pi7u-Lasan. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 15 dan 18 Agustus 2026, menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan, kekompakan, dan sportivitas sejak dini.
Sejak pagi hari, suasana lingkungan sekolah sudah dipenuhi gelak tawa dan riuh tepuk tangan penonton. Dekorasi merah putih serta ornamen khas kemerdekaan kian menambah semarak suasana halaman sekolah yang disulap menjadi arena ketangkasan. Panitia penyelenggara menyajikan beragam jenis perlombaan yang unik, kreatif, dan menguji ketangkasan peserta. Lomba ini dibagi menjadi dua kategori utama, yakni Lomba Anak-anak untuk para siswa serta Lomba Bunda Paguyuban untuk para wali murid.
Pada kategori anak-anak, terdapat perlombaan Estafet Kelereng yang menguji kesabaran, keseimbangan, serta fokus para siswa dalam memindahkan kelereng menggunakan sendok. Selain itu, ada Lomba Estafet Gelas yang membutuhkan kerja sama tim yang solid untuk memindahkan gelas plastik secara beruntun, Lomba Estafet Sandal yang menuntut kekompakan ritme langkah antar anggota kelompok, serta Lomba Tiup Bola dalam Gelas yang menguji ketepatan dan kontrol napas para siswa saat meniup bola pimpong melintasi deretan gelas berisi air hingga mencapai batas akhir.
Tidak mau kalah dengan putra-putrinya, para ibu dari Bunda Paguyuban SD Negeri 3 Balongwangi juga tampil penuh semangat dan tanpa rasa canggung dalam berbagai perlombaan khusus dewasa. Mereka bersaing ketat dalam Lomba Estafet Kelereng untuk memamerkan kepiawaian menjaga keseimbangan, Lomba Estafet Karet yang menguji kelincahan memindahkan karet gelang menggunakan sedotan tanpa menyentuh tangan, Lomba Estafet Kerete Balon yang menuntut koordinasi tubuh saat menjepit balon bersama-sama, hingga Lomba Estafet Cup yang menguji kecepatan menyusun cangkir plastik. Salah satu lomba yang paling mengundang gelak tawa adalah Lomba Estafet Tiup Bola dalam Gelas atau Mencari Sedotan dalam Tepung, di mana para peserta harus meniup bola atau mengambil sedotan di dalam piring berisi tepung terigu hingga wajah berbalut tepung putih.
Salah satu momen paling menarik perhatian terjadi saat berlangsungnya Lomba Tiup Bola dalam Gelas bagi siswa. Mengenakan seragam olahraga bernuansa hijau-abu khas sekolah, para siswa tampak membungkuk khusyuk di depan meja kayu tua sekolah. Di atas meja tersebut, berjejer rapi beberapa gelas plastik transparan penuh terisi air. Dengan pipi menggembung dan tatapan mata fokus, siswa bertahap meniup bola pimpong berwarna kuning terang agar berpindah dari satu gelas ke gelas berikutnya tanpa terjatuh. Sementara itu, kawan-kawan sekelasnya berdiri berjejer di samping meja, bersorak memberi dukungan moral yang riuh.
Keseruan tak kalah hebat terlihat di arena Lomba Bunda Paguyuban. Mengenakan busana kasual dan jilbab, para bunda bersaing ketat dalam lomba mencari sedotan di piring berisi tepung terigu. Mengabaikan coretan tepung yang menempel di wajah, gelak tawa pecah tatkala masing-masing peserta berlomba menjadi yang tercepat demi menyumbang poin bagi kelompoknya. Kebersamaan ini membuktikan betapa eratnya hubungan kekeluargaan antara pihak sekolah dan para orang tua murid.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa perayaan Lomba Pi7u-Lasan ini bukan hanya sekadar agenda seremonial atau ajang hiburan semata. Lebih dari itu, kegiatan ini memiliki dimensi edukatif yang sangat mendalam bagi kembang tumbuh anak. Melalui perlombaan ini, anak-anak diajarkan makna kerja sama, kejujuran, pantang menyerah, dan menghargai proses. Kehadiran Bunda Paguyuban secara aktif juga mendapat apresiasi tinggi karena sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, kondusif, dan menyenangkan.
Rangkaian acara Lomba Pi7u-Lasan di SD Negeri 3 Balongwangi berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh keseruan. Momen-momen unik yang terekam dalam kamera menjadi kenangan manis yang tak terlupakan. Melalui kemeriahan Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ini, SD Negeri 3 Balongwangi kembali membuktikan komitmennya untuk tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademis, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang ceria, bergotong-royong, dan berjiwa nasionalis sejati.







0 komentar:
Posting Komentar