Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan

Rabu, 28 Oktober 2026

SD Negeri 3 Balongwangi Gelar Peringatan Hari Sumpah Pemuda Lewat Apel, Ziarah Leluhur, dan Nonton Bersama

 


BALONGWANGI — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, SD Negeri 3 Balongwangi menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan sarat nilai sejarah yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme, menghargai jasa para pahlawan, serta mempererat tali persaudaraan antar Generasi Muda sejak dini.

Rangkaian acara diawali dengan apel bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung khidmat di halaman sekolah. Seluruh peserta apel mengikuti jalan acara dengan penuh disiplin, mendengarkan pembacaan Teks Sumpah Pemuda, serta menyanyikan lagu-lagu nasional untuk membakar semangat kebangsaan.

Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam leluhur desa. Kegiatan ziarah ini menjadi momen penting bagi para siswa untuk mengenal sejarah lokal serta mendoakan dan mengenang jasa para tokoh maupun leluhur yang telah berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Melalui ziarah ini, siswa diajarkan pentingnya sikap jasmerah (jangan sekali-kali meninggalkan sejarah) dan rasa hormat kepada para pendahulu.

Sebagai penutup rangkaian peringatan, sekolah mengadakan kegiatan nonton bersama (nobar) film dokumenter tentang peristiwa Sumpah Pemuda 1928. Pembelajaran berbasis audio-visual ini disambut antusias oleh para siswa. Melalui tayangan dokumenter tersebut, siswa dapat menyaksikan gambaran perjuangan para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara yang bersatu demi kemerdekaan Indonesia.

Pihak sekolah berharap melalui kombinasi kegiatan apel, ziarah, dan nonton bersama ini, para siswa SD Negeri 3 Balongwangi tidak hanya memahami sejarah Sumpah Pemuda secara teori, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan semangat belajar dalam kehidupan sehari-hari.


Share:

Sabtu, 24 Oktober 2026

Tampil Memukau dengan Nomor Urut 8, Grup Banjari Al-Hikmah SDN 3 Balongwangi Sukses Sabet Juara 2 di Fesma ke-3 2026


LAMONGAN - Prestasi gemilang dan membanggakan berhasil diukir oleh kontingen SD Negeri 3 Balongwangi dalam gelaran Festival Santri MATSALUT ke-3 atau Fesma 2026 tingkat Kabupaten Lamongan. Ajang bergengsi yang mempertemukan berbagai bakat generasi muda Islami dari seluruh penjuru daerah ini menjadi saksi ketangguhan dan keunggulan grup al-banjari Al-Hikmah. Berkompetisi sengit melawan puluhan peserta terbaik se-Kabupaten Lamongan, grup Al-Hikmah sukses membawa pulang piala kehormatan sebagai Juara 2 dalam cabang lomba seni musik Islami tersebut.

Sejak pagi hari sekitar pukul tujuh WIB, pendaftaran peserta dan pra-acara sudah mulai dibuka oleh panitia. Para anggota grup Al-Hikmah dari SD Negeri 3 Balongwangi telah bersiap dengan balutan kostum khas yang rapi serta senyum optimis. Didampingi oleh guru pembina serta beberapa perwakilan orang tua siswa, para siswa tampak sibuk melakukan pemanasan vokal dan menyelaraskan ketukan rebana. Keterlibatan SD Negeri 3 Balongwangi dalam ajang Fesma ke-3 ini merupakan buah dari latihan intensif yang telah digembleng selama berbulan-bulan melalui kegiatan ekstrakurikuler seni Islami di sekolah.

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan lantunan doa dan susunan pembukaan resmi pada pukul 07.45 WIB. Seluruh peserta, pembina, serta tamu undangan berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Madrasah, serta lagu perjuangan Shubanul Wathan yang menggema megah di dalam aula. Suasana semakin khidmat ketika Ketua Pengurus Yayasan menyampaikan kata sambutannya yang memberikan motivasi tinggi kepada seluruh peserta agar mengedepankan nilai kejujuran dan persaudaraan.

Momen penting terjadi ketika acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Dr M Mukhlisin Mufa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh madrasah dan sekolah umum yang turut mengirimkan utusan terbaik mereka. Menurutnya, kegiatan seperti Fesma ini sangat penting dalam membangun karakter, spiritualitas, serta kecintaan generasi muda terhadap budaya keislaman di tengah gempuran arus modernisasi. Pembukaan diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh H Juri.

Usai pembukaan, sekitar pukul 08.40 WIB para peserta mulai diarahkan menuju ruang berlomba oleh koordinator perlombaan. Sesuai jadwal yang disiapkan panitia, pelaksanaan lomba berlangsung sengit dan penuh warna dari pukul 08.50 hingga 13.30 WIB. Pada rentang waktu inilah grup al-banjari Al-Hikmah SD Negeri 3 Balongwangi menunjukkan kapasitasnya sebagai kandidat terkuat juara.

Mendapatkan nomor urut 8, grup Al-Hikmah melangkah penuh percaya diri menuju panggung utama. Begitu pemandu acara memanggil giliran nomor urut 8, irama pukulan terbang yang sangat harmonis, presisi, dan bertenaga langsung menyapa telinga para penonton serta dewan juri. Keunggulan teknik tabuhan rebana yang saling menyaut dengan rapat dipadukan dengan kualitas vokal utama dan vokal pendukung yang melantunkan bait-bait sholawat secara fasih. Penampilan luar biasa dari peserta nomor urut 8 ini berhasil memukau seluruh isi ruangan hingga mengundang gemuruh tepuk tangan penonton.

Kualitas penampilan yang hampir tanpa cela tersebut tidak lepas dari perjuangan panjang dan kedisiplinan para siswa saat berlatih. Pembina grup al-banjari SD Negeri 3 Balongwangi mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas kerja keras anak didiknya. Persiapan matang yang menyita waktu dan energi terbayar tuntas ketika para juri memberikan penilaian tinggi atas harmonisasi, penjiwaan, dan teknik panggung yang ditampilkan grup Al-Hikmah.

Di samping perlombaan seni seperti banjari, suasana Fesma ke-3 ini juga diwarnai dengan persaingan ketat di cabang akademis. Pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB digelar final Olimpiade bidang Agama dan IPAS. Disambung kemudian pada pukul 12.00 hingga 13.00 WIB dengan pelaksanaan final Olimpiade Matematika. Berbagai kegiatan ini menegaskan bahwa Fesma merupakan wadah komprehensif bagi pengembangan bakat spiritual, seni, dan intelektual para santri serta siswa di Kabupaten Lamongan.

Suasana ketegangan berubah menjadi sorak-sorai kebahagiaan ketika panitia mengumumkan hasil lomba pada pukul 13.30 WIB. Nama grup al-banjari Al-Hikmah SD Negeri 3 Balongwangi dipanggil sebagai pemenang Juara 2 tingkat Kabupaten Lamongan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah dasar negeri juga mampu bersaing dan mengungguli puluhan peserta lainnya dalam ajang seni Islami tingkat daerah.

Puncak dari seluruh rangkaian Fesma 2026 ditutup dengan prosesi pembagian trofi yang dimulai pukul 14.30 WIB hingga selesai. Senyum bahagia dan rasa bangga terpancar dari raut wajah para anggota grup Al-Hikmah saat melangkah ke atas panggung untuk menerima piala kebanggaan mereka. Sesuai dengan tema yang diusung oleh panitia, yaitu Bersama Santri Mengukir Prestasi Meraih Ridha Ilahi, Fesma ke-3 tahun ini sukses menjadi wadah pembuktian potensi besar anak-anak Lamongan.

Capaian Juara 2 yang diraih SD Negeri 3 Balongwangi melalui grup banjari Al-Hikmah tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah umum lainnya untuk terus merawat dan melestarikan seni budaya Islami. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, generasi muda dari SD Negeri 3 Balongwangi mampu mengukir prestasi gemilang di tingkat kabupaten.


Share:

Grup Banjari Al-Hikmah SDN 3 Balongwangi Tampil Memukau di Fesma ke-3 2026



LAMONGAN - Suasana hangat dan penuh semangat keagamaan mewarnai gelaran Festival Santri MATSALUT ke-3 atau Fesma 2026 tingkat Kabupaten Lamongan. Ajang bergengsi yang mempertemukan berbagai bakat generasi muda Islami dari seluruh penjuru daerah ini kembali digelar dengan meriah. Di antara puluhan kontingen yang hadir memadati lokasi acara, kehadiran grup al-banjari Al-Hikmah yang mewakili SD Negeri 3 Balongwangi sukses mencuri perhatian publik serta para juri. Mereka datang membawa impian besar serta semangat kebersamaan untuk menampilkan performa terbaik dalam kompetisi seni musik Islami tersebut.

Sejak pagi hari sekitar pukul tujuh WIB, pendaftaran peserta dan pra-acara sudah mulai dibuka oleh panitia. Para anggota grup Al-Hikmah dari SD Negeri 3 Balongwangi telah bersiap dengan balutan kostum khas yang rapi serta senyum optimis. Didampingi oleh guru pembina serta beberapa perwakilan orang tua siswa, para siswa tampak sibuk melakukan pemanasan vokal dan menyelaraskan ketukan rebana. Keterlibatan SD Negeri 3 Balongwangi dalam ajang Fesma ke-3 ini bukan sekadar partisipasi biasa, melainkan buah dari latihan intensif yang telah digembleng selama berbulan-bulan melalui kegiatan ekstrakurikuler seni Islami di sekolah.

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan lantunan doa dan susunan pembukaan resmi pada pukul 07.45 WIB. Seluruh peserta, pembina, serta tamu undangan berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Madrasah, serta lagu perjuangan Shubanul Wathan yang menggema megah di dalam aula. Suasana semakin khidmat ketika Ketua Pengurus Yayasan menyampaikan kata sambutannya yang memberikan motivasi tinggi kepada seluruh peserta agar mengedepankan nilai kejujuran dan persaudaraan.

Momen penting terjadi ketika acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Dr M Mukhlisin Mufa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh madrasah dan sekolah umum yang turut mengirimkan utusan terbaik mereka. Menurutnya, kegiatan seperti Fesma ini sangat penting dalam membangun karakter, spiritualitas, serta kecintaan generasi muda terhadap budaya keislaman di tengah gempuran arus modernisasi. Pembukaan diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh H Juri.

Usai pembukaan, sekitar pukul 08.40 WIB para peserta mulai diarahkan menuju ruang berlomba oleh koordinator perlombaan. Sesuai jadwal yang disiapkan panitia, pelaksanaan lomba berlangsung sengit dan penuh warna dari pukul 08.50 hingga 13.30 WIB. Pada rentang waktu inilah grup al-banjari Al-Hikmah SD Negeri 3 Balongwangi mendapatkan kesempatan emas untuk unjuk gigi.

Mendapatkan kesempatan tampil dengan nomor urut 8, grup Al-Hikmah melangkah penuh percaya diri menuju atas panggung utama. Nomor urut tersebut memberikan jeda waktu yang pas bagi para siswa untuk mematangkan persiapan teknis dan mental di ruang tunggu. Begitu pemandu acara memanggil giliran nomor urut 8, irama pukulan terbang yang harmonis langsung menyapa telinga para penonton dan dewan juri. Tabuhan demi tabuhan rebana saling menyaut dengan ketukan yang presisi, mengiringi vokal utama dan vokal pendukung yang melantunkan bait-bait sholawat dengan sangat fasih.

Penampilan peserta nomor urut 8 ini tidak hanya menonjolkan teknik pukulan yang rapat dan bertenaga, tetapi juga penjiwaan yang mendalam dari seluruh anggotanya. Kekompakan gerakan dan keselarasan nada yang ditunjukkan grup Al-Hikmah berhasil memukau ruang kompetisi. Penonton di dalam ruangan memberikan tepuk tangan yang riuh ketika lagu penutup berhasil dibawakan dengan sempurna oleh kontingen asal SD Negeri 3 Balongwangi tersebut.

Pembina grup al-banjari SD Negeri 3 Balongwangi menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam Fesma tahun ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berkompetisi secara sehat bagi para siswa. Melalui panggung sebesar Fesma, para siswa belajar untuk mengendalikan rasa gugup, meningkatkan rasa percaya diri, serta memupuk solidaritas tim. Latihan rutin yang menguras waktu dan tenaga terbayar lunas setelah mereka mampu menyuguhkan penampilan tanpa cela di hadapan dewan juri dan publik Kabupaten Lamongan.

Di samping perlombaan seni seperti banjari, suasana Fesma ke-3 ini juga diwarnai dengan persaingan ketat di cabang akademis. Pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB digelar final Olimpiade bidang Agama dan IPAS. Disambung kemudian pada pukul 12.00 hingga 13.00 WIB dengan pelaksanaan final Olimpiade Matematika. Berbagai kegiatan ini menegaskan bahwa Fesma merupakan wadah komprehensif bagi pengembangan bakat spiritual, seni, dan intelektual para santri serta siswa di Kabupaten Lamongan.

Ketegangan mulai terasa kembali ketika jam menunjukkan pukul 13.30 WIB. Seluruh rangkaian lomba telah usai dilaksanakan dan panitia mulai merekapitulasi nilai. Acara dilanjutkan dengan pengumuman hasil lomba yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta. Suasana di ruangan penuh dengan antusiasme dan rasa cemas yang bercampur menjadi satu. Bagi tim SD Negeri 3 Balongwangi, apapun hasil yang diraih nantinya, pengalaman tampil sebagai peserta nomor urut 8 di ajang tingkat kabupaten ini sudah menjadi kemenangan tersendiri bagi perkembangan mental para siswa.

Puncak dari seluruh rangkaian Fesma 2026 ditutup dengan prosesi pembagian trofi yang dimulai pukul 14.30 WIB hingga selesai. Senyum bahagia dan rasa bangga terpancar dari raut wajah para pemenang yang berhasil naik ke atas panggung untuk menerima piala penghargaan. Sesuai dengan tema yang diusung oleh panitia, yaitu Bersama Santri Mengukir Prestasi Meraih Ridha Ilahi, Fesma ke-3 tahun ini sukses menjadi wadah silaturahmi sekaligus ajang pembuktian potensi besar anak-anak Lamongan.

Keterlibatan SD Negeri 3 Balongwangi melalui grup banjari Al-Hikmah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah umum lainnya untuk terus merawat dan melestarikan seni budaya Islami. Semangat para siswa yang tampil dalam Fesma 2026 menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan tradisional tetap bersemi indah di hati generasi penerus bangsa.


Share:

Jumat, 23 Oktober 2026

Semarak Senam Bersama Gugus 03 Hidupkan Semangat Sehat Siswa, paguyuban, dan Guru di SD Negeri 3 Balongwangi Suasana


BALONGWANGI - Halaman SD Negeri 3 Balongwangi tampak jauh lebih ramai dan bergairah pada Jumat pagi, 23 Oktober 2026. Sejak matahari baru saja muncul dari balik pepohonan, ratusan siswa bersama para guru telah memadati lapangan sekolah untuk mengikuti kegiatan Senam Gugus 03. Udara pagi yang segar dipadukan dengan dentuman musik berirama cepat langsung membakar semangat seluruh peserta yang hadir dengan mengenakan pakaian olahraga berwarna merah, hijau, dan putih.

Kegiatan senam bersama ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Gugus 03 guna mempererat tali silaturahmi antar sekolah sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat di lingkungan pendidikan dasar. SD Negeri 3 Balongwangi selaku tuan rumah menyambut antusias kehadiran para peserta yang berpartisipasi. Tidak hanya diikuti oleh para siswa dari kelas bawah hingga kelas atas, seluruh jajaran dewan guru dan staf sekolah juga ikut turun ke lapangan untuk bergerak bersama. Kehadiran instruktur senam yang memandu gerakan dari atas panggung kecil di bagian depan lapangan semakin menambah kemeriahan suasana.

Sejak awal musik diputar, para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap gerakan yang diperagakan oleh instruktur. Berbagai gerakan pemanasan hingga gerakan inti yang energik disambut dengan gelak tawa dan sorak-sorai riang. Beberapa siswa bahkan tak canggung mengekspresikan kegembiraan mereka dengan melambaikan tangan ke arah kamera dan saling berpegangan tangan saat melakukan gerakan senam secara berpasangan. Suasana kekeluargaan sangat terasa ketika para guru ikut berbaur di antara barisan siswa, memberikan dorongan semangat agar anak-anak tetap bersemangat hingga sesi senam berakhir.

Tidak hanya senam aerobik biasa, kegiatan kali ini juga diselingi dengan berbagai variasi gerakan interaktif yang melatih koordinasi dan kerja sama antar siswa. Gerakan saling bergandengan tangan dan membungkuk bersama menjadi salah satu momen yang paling disukai oleh anak-anak. Gelak tawa pecah di tengah lapangan ketika beberapa anak berusaha menjaga keseimbangan tubuh mereka bersama teman sebayanya. Bagi para siswa SD Negeri 3 Balongwangi dan sekolah sekitarnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana belajar yang menyenangkan di luar kelas setelah sepekan penuh bergelut dengan aktivitas akademik.

Dukungan dan peran aktif dari paguyuban kelas SD Negeri 3 Balongwangi turut menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan senam bersama Gugus 03 tersebut. Sejak pagi hari, para perwakilan orang tua murid yang tergabung dalam paguyuban kelas sudah tampak hadir di area sekolah untuk membantu kelancaran acara, mulai dari mendampingi anak-anak merapikan barisan hingga menyiapkan konsumsi serta air minum bagi para peserta. Sinergi yang erat antara pihak sekolah dan paguyuban kelas ini semakin memperkuat suasana keharmonisan, mempererat komunikasi antara orang tua dan guru, serta memastikan seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan olahraga bersama ini dengan aman, nyaman, dan penuh kegembiraan.

Seorang guru yang turut mendampingi para siswa mengungkapkan bahwa kegiatan senam Gugus 03 di SD Negeri 3 Balongwangi memiliki arti penting yang lebih dari sekadar olahraga fisik. Menurutnya, momentum seperti ini menjadi wadah yang sangat efektif untuk membangun kebersamaan, kedisiplinan, serta karakter positif pada diri anak-anak. Kebersamaan di lapangan tanpa membeda-bedakan tingkatan kelas mampu menumbuhkan rasa keakraban yang erat, baik antar sesama siswa maupun antara siswa, guru, dan orang tua murid.

Selain memberikan manfaat fisik seperti meningkatkan kebugaran stamina tubuh dan menjaga kesegaran jasmani, senam bersama ini juga terbukti memberikan dampak positif bagi kesehatan mental anak-anak. Gerakan tubuh yang diiringi musik ceria terbukti mampu melepaskan kejenuhan siswa dari rutinitas belajar sehari-hari, sehingga mereka kembali siap menerima pelajaran di kelas dengan pikiran yang lebih segar dan fokus.

Pemandangan di lapangan SD Negeri 3 Balongwangi pagi itu mencerminkan betapa besarnya kebahagiaan sederhana yang dirasakan oleh seluruh warga sekolah. Warna-warni seragam olahraga yang memenuhi lapangan berpadu harmonis dengan latar belakang spanduk peringatan hari besar nasional dan bendera merah putih yang berkibar di area sekolah. Kerjasama antar sekolah dalam Gugus 03 yang didukung penuh oleh paguyuban kelas ini terbukti berhasil menciptakan atmosfer pendidikan yang ramah, sehat, dan penuh dengan energi positif.

Setibanya di penghujung sesi senam, kegiatan dilanjutkan dengan tahap pendinginan untuk mengembalikan kondisi fisik para peserta. Seluruh siswa dan guru secara perlahan mengatur napas sambil melakukan peregangan ringan di bawah naungan rindangnya pohon-pohon di sekitar lapangan. Wajah-wajah lelah namun puas terpancar jelas dari seluruh peserta yang telah merampungkan rangkaian senam dari awal hingga akhir.

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara pagi itu, seluruh guru, staf pengajar SD Negeri 3 Balongwangi, dan pengurus paguyuban kelas berkumpul bersama di tengah lapangan untuk mengabadikan momen kebersamaan lewat foto bersama. Dengan senyum lebar dan pose yang kompak, foto dokumentasi tersebut menjadi simbol soliditas dan komitmen bersama Gugus 03 dalam memajukan dunia pendidikan serta mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan ceria. Kegiatan senam bersama pun diakhiri dengan tepuk tangan riuh dari seluruh peserta sebelum anak-anak kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan aktivitas belajar.


Share:

Kamis, 22 Oktober 2026

Siswa SD Negeri 3 Balongwangi Peringati Hari Santri dan Ditanamkan Nilai Kesucian Hati


BALONGWANGI - Sekolah Dasar Negeri 3 Balongwangi menggelar peringatan Hari Santri dengan penuh hikmat dan kesederhanaan pada hari ini. Seluruh siswa, guru, serta staf sekolah berkumpul di halaman utama dengan mengenakan pakaian bernuansa islami untuk mengikuti serangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa sejak pagi hari ketika para siswa mulai berdatangan dengan wajah ceria.

Kepala Sekolah SD Negeri 3 Balongwangi, Wartono, dalam amanatnya menyampaikan pesan mendalam mengenai makna peringatan Hari Santri bagi generasi muda, khususnya para peserta didik di tingkat sekolah dasar. Beliau menekankan bahwa nilai-nilai kesantrian tidak hanya milik mereka yang belajar di pondok pesantren, tetapi juga harus diterapkan oleh seluruh siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pidatonya, Wartono mengajak seluruh siswa untuk senantiasa menjaga kesucian hati. Menurut beliau, kesucian hati harus tercermin nyata melalui tiga hal utama, yaitu perkataan, pikiran, dan perbuatan. Hati yang bersih akan mengarahkan seseorang untuk selalu berpikir positif, bertutur kata yang sopan, serta melakukan tindakan yang membawa manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menanamkan akhlak terpuji sejak dini agar para siswa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat dan berbudi pekerti luhur. Untuk mempermudah siswa dalam menerapkan nilai-nilai tersebut, Wartono mengenalkan konsep penting yang beliau sebut sebagai kata emas dalam berinteraksi sosial sehari-hari.

Kata emas yang dimaksud oleh beliau meliputi kebiasaan untuk mengucapkan kata tolong saat membutuhkan bantuan orang lain dan selalu tidak ragu untuk mengucapkan minta maaf apabila melakukan kesalahan. Menurutnya, dua ungkapan sederhana tersebut memiliki kekuatan besar dalam menjaga keharmonisan, menghargai sesama, serta mengikis sifat sombong dalam diri seseorang.

Prosesi peringatan Hari Santri di SD Negeri 3 Balongwangi diawali dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, dilanjutkan dengan pemutaran lagu-lagu bernuansa islami yang menambah keheningan suasana. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi diri dan ramah tamah di antara para siswa dan majelis guru.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para siswa. Salah satu siswa kelas tinggi, Aqil, mengungkapkan rasa bahagianya bisa mengikuti peringatan Hari Santri di sekolahnya pada hari ini. Aqil menuturkan bahwa acara tersebut memberinya banyak pelajaran berharga tentang cara bersikap kepada teman dan guru.

Aqil mengatakan bahwa pesan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah sangat menyentuh hatinya. Ia mengaku akan lebih berusaha untuk menjaga tutur katanya saat berbicara dengan teman-temannya di sekolah maupun di rumah. Aqil juga berjanji untuk tidak gengsi meminta maaf jika memicu perselisihan dan selalu ingat mengucapkan kata tolong ketika memerlukan bantuan orang lain.

Bagi Aqil dan teman-temannya, peringatan Hari Santri tahun ini terasa berbeda dan memberikan kesan tersendiri. Selain membuat suasana sekolah menjadi lebih religius, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk terus saling menghormati dan menjaga kerukunan.

Pihak sekolah berharap melalui peringatan Hari Santri ini, nilai-nilai kebaikan dan budi pekerti yang telah disampaikan dapat terus tertanam kuat dalam diri para siswa. Sekolah Dasar Negeri 3 Balongwangi berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga aktif dalam membina karakter dan moral anak didik agar siap menghadapi tantangan masa depan dengan landasan agama dan etika yang kokoh.

Rangkaian acara peringatan Hari Santri di SD Negeri 3 Balongwangi kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh warga sekolah dan kegiatan pembersihan area halaman sekolah secara gotong royong sebagai wujud nyata dari pengamalan perbuatan baik yang telah diajarkan.


Share:

Kamis, 01 Oktober 2026

Laporan Khusus: Suasana Khidmat Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di SD Negeri 3 Balongwangi



Balongwangi — Suasana penuh khidmat dan rasa nasionalisme yang tinggi menyelimuti halaman sekolah SD Negeri 3 Balongwangi dalam rangka pelaksanaan upacara peringatan hari besar nasional. Berdasarkan dokumentasi resmi kegiatan yang diabadikan melalui video berdurasi singkat namun sarat makna, seluruh warga sekolah mulai dari jajaran dewan guru, staf, hingga para siswa-siswi tampak antusias dan bersemangat mengikuti rangkaian acara. Peringatan ini menjadi momentum yang sangat penting bagi generasi muda, khususnya para peserta didik di tingkat sekolah dasar, untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai ideologi serta fondasi utama dalam berbangsa dan bernegara.

​Rangkaian Upacara yang Tertib dan Penuh Kedisiplinan

Pelaksanaan upacara yang diunggah oleh kanal resmi SD Negeri 3 Balongwangi ini memperlihatkan bagaimana kesiapan para siswa dalam mengemban tugas sebagai petugas upacara. Mengenakan seragam khas lengkap dengan atribut pengibar bendera serta balutan busana adat dan nuansa serba hitam, para siswa menunjukkan sikap disiplin yang tinggi.

​Acara inti upacara diwarnai dengan momen pengibaran Bendera Merah Putih oleh petugas paskibra sekolah. Dengan langkah tegap dan koordinasi yang apik, Sang Merah Putih dikibarkan dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan secara bersama-sama oleh seluruh peserta upacara dengan penuh semangat kebangsaan. Suara koor dari para siswa dan guru menggema di lingkungan sekolah, menciptakan atmosfer persatuan yang begitu kuat.

​Internalisasi Nilai Pancasila Sejak Dini

Dalam momen upacara tersebut, tampak pula pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945 oleh petugas perwakilan siswa yang didampingi langsung oleh para guru pembina. Kegiatan ini menegaskan komitmen institusi pendidikan dasar dalam membentuk karakter anak bangsa yang berakhlak mulia, cerdas, terampil, serta berjiwa Pancasila sesuai dengan visi misi sekolah.

​Kehadiran para guru yang mengenakan pakaian seragam formal dan batik KORPRI turut memberikan teladan nyata bagi para murid untuk selalu menjunjung tinggi kedisiplinan dan tanggung jawab. Pembina upacara juga tampak memberikan arahan serta bimbingan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa kendala berarti.

​Dokumentasi Kebersamaan dan Sinergi Warga Sekolah

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, video dokumenter ini memperlihatkan sesi kebersamaan antara kepala sekolah, dewan guru, staf pendidik, serta seluruh siswa-siswi SD Negeri 3 Balongwangi. Senyum kebersamaan terpancar dari wajah para siswa sebagai simbol keharmonisan dan semangat belajar yang tinggi di lingkungan sekolah.

​Melalui publikasi video ini, diharapkan semangat Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya berhenti pada saat seremonial upacara saja, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh keluarga besar SD Negeri 3 Balongwangi.

​Tautan video resmi kegiatan dapat diakses melalui: https://youtu.be/lzZn3fohPGY

Share: