BALONGWANGI - Sekolah Dasar Negeri 3 Balongwangi menggelar peringatan Hari Santri dengan penuh hikmat dan kesederhanaan pada hari ini. Seluruh siswa, guru, serta staf sekolah berkumpul di halaman utama dengan mengenakan pakaian bernuansa islami untuk mengikuti serangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa sejak pagi hari ketika para siswa mulai berdatangan dengan wajah ceria.
Kepala Sekolah SD Negeri 3 Balongwangi, Wartono, dalam amanatnya menyampaikan pesan mendalam mengenai makna peringatan Hari Santri bagi generasi muda, khususnya para peserta didik di tingkat sekolah dasar. Beliau menekankan bahwa nilai-nilai kesantrian tidak hanya milik mereka yang belajar di pondok pesantren, tetapi juga harus diterapkan oleh seluruh siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pidatonya, Wartono mengajak seluruh siswa untuk senantiasa menjaga kesucian hati. Menurut beliau, kesucian hati harus tercermin nyata melalui tiga hal utama, yaitu perkataan, pikiran, dan perbuatan. Hati yang bersih akan mengarahkan seseorang untuk selalu berpikir positif, bertutur kata yang sopan, serta melakukan tindakan yang membawa manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menanamkan akhlak terpuji sejak dini agar para siswa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat dan berbudi pekerti luhur. Untuk mempermudah siswa dalam menerapkan nilai-nilai tersebut, Wartono mengenalkan konsep penting yang beliau sebut sebagai kata emas dalam berinteraksi sosial sehari-hari.
Kata emas yang dimaksud oleh beliau meliputi kebiasaan untuk mengucapkan kata tolong saat membutuhkan bantuan orang lain dan selalu tidak ragu untuk mengucapkan minta maaf apabila melakukan kesalahan. Menurutnya, dua ungkapan sederhana tersebut memiliki kekuatan besar dalam menjaga keharmonisan, menghargai sesama, serta mengikis sifat sombong dalam diri seseorang.
Prosesi peringatan Hari Santri di SD Negeri 3 Balongwangi diawali dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, dilanjutkan dengan pemutaran lagu-lagu bernuansa islami yang menambah keheningan suasana. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi diri dan ramah tamah di antara para siswa dan majelis guru.
Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para siswa. Salah satu siswa kelas tinggi, Aqil, mengungkapkan rasa bahagianya bisa mengikuti peringatan Hari Santri di sekolahnya pada hari ini. Aqil menuturkan bahwa acara tersebut memberinya banyak pelajaran berharga tentang cara bersikap kepada teman dan guru.
Aqil mengatakan bahwa pesan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah sangat menyentuh hatinya. Ia mengaku akan lebih berusaha untuk menjaga tutur katanya saat berbicara dengan teman-temannya di sekolah maupun di rumah. Aqil juga berjanji untuk tidak gengsi meminta maaf jika memicu perselisihan dan selalu ingat mengucapkan kata tolong ketika memerlukan bantuan orang lain.
Bagi Aqil dan teman-temannya, peringatan Hari Santri tahun ini terasa berbeda dan memberikan kesan tersendiri. Selain membuat suasana sekolah menjadi lebih religius, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk terus saling menghormati dan menjaga kerukunan.
Pihak sekolah berharap melalui peringatan Hari Santri ini, nilai-nilai kebaikan dan budi pekerti yang telah disampaikan dapat terus tertanam kuat dalam diri para siswa. Sekolah Dasar Negeri 3 Balongwangi berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga aktif dalam membina karakter dan moral anak didik agar siap menghadapi tantangan masa depan dengan landasan agama dan etika yang kokoh.
Rangkaian acara peringatan Hari Santri di SD Negeri 3 Balongwangi kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh warga sekolah dan kegiatan pembersihan area halaman sekolah secara gotong royong sebagai wujud nyata dari pengamalan perbuatan baik yang telah diajarkan.







0 komentar:
Posting Komentar